Translate

Setting your Brand to be number one

Marketing adalah Jembatan

Marketing adalah jembatan antara perusahaan dan customer, perusahaan membutuhkan jembatan supaya produknya dapat di terima oleh customer dan jembatan itu adalah marketing

Marketing Proses

Marketing proses sangat penting sehubungan dengan kesuksesan sebuah produk seperti Market research, plan, implementasi, measurement dan lain-lain

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, December 20, 2012

Marketing Strategy


A. Pengertian Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu :

1. Daur hidup produk
Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.
2. Posisi persaingan perusahaan di pasar
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar.
3. Situasi ekonomi
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi.
B. Macam-Macam Strategi Pemasaran
macam strategi pemasaran diantaranya:
1. Strategi kebutuhan primer
Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu:
1. Menambah jumlah pemakai dan
2. Meningkatkan jumlah pembeli.
2. Strategi Kebutuhan Selektif
Yaitu dengan cara :
a. Mempertahankan pelanggan misalnya:
1. Memelihara kepuasan pelanggan;
2. Menyederhanakan proses pembelian;
3. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk;
b. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier)
1. Mengambil posisi berhadapan (head – to heas positioning)
2. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin)
Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu:
1. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
2. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
3. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.
4. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru.
C. Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar.
1. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar
Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
1. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
a. Variabel geografi, diantaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
b. Variabel demografi, diantaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll
c. Variabel psikologis, diantaranya :kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
d. Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.
2. Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri
a. Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
b. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.
2. Syarat segmentasi Pasar
Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu :
a. Dapat diukur
b.Dapat dicapai
c. Cukup besar atau cukup menguntungkan
d.Dapat dibedakan
e. Dapat dilaksanakan
3. Tingkat Segmentasi Pasar
Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
a. Pemasaran massal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
b. Pemasaran segmen
Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
c. Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
d. Pemasaran mikro
Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.
4. Manfaat Segmentasi Pasar
Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah:
a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.
b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya
D. Menentukan Pasar Sasaran
Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu :
1. Langkah pertama
Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada
2. Langkah kedua
Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yangakan datang.

Marketing System


A. Pengertian Sistem Pemasaran
     Sistem adalah sekolompok item atau bagian-bagia yang saling berhubungan dan saling berkaitan secara tetap dalam membentuk satu kesatuan terpadu. Jadi dapat diartikan sistem pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran barang, jasa, ide, orang, dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya..

       Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup :
1. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran.
2. Produk, jasa, gagasan atau manusia yang dipasarkan.
3. Target pasar.
4. Perantara (pengecer, grosir, agen transportasi, lembaga keuangan).
5. Kendala lingkungan (environmental constraints).
Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan, yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnmya. Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo. Bekerja secara terpisah, tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat.
B. Macam – Macam Sistem Pemasaran
a. Sistem pemasaran dengan saluran vertikal
Pada sistem ini produsen, grosir, dan pengecer bertindak dalam satu keterpaduan.
Tujuan :
§ Mengendalikan perilaku saluran
§ Mencegah perselisihan antara anggota saluran
b. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal
Pada sistem ini, ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul.

c. Sistem pemasaran dengan saluran ganda
Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan, kemudian dari belakang dipimpin secara sentral.

C. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran
a. Lingkungan makro ekstern.
Lingkungan makro tersebut ialah:
a. Demografi (kependudukan).
b. Kondisi ekonomi.
c. Teknologi.
d. Kekuatan sosial dan budaya.
e. Kekuatan politik dan legal.
f. Persaingan.
b. Lingkungan mikro eksternal
a. Pasar (market)
b. Pemasok
c. Pialang (marketing intermediaries)
c. Lingkungan Non- – Pemasaran Intern
Kekuatan non – pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan, ketangguhan bagian penelitian dan pengembangan. Kekuatan intern bersifat menyatu (interest) dalam organisasi dan dikendalikan oleh manajemen.

Konsep Pemasaran



Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara:
1. Temukan keinginan pasar dan penuhilah.
2. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat.
3. Cintailah pelanggan, bukan produk anda.
4. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king)
5. Andalah yang menentukan (United Airlines)
6. Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai, mutu dan kepuasan (JC. Penney).
Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial, dan konsep pemasaran global.
1. Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.
2. Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik
3. Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.
4. Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
5. Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
6. Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.
sumber :http://majidbsz.wordpress.com

Wednesday, December 19, 2012

Dasar-dasar Marketing

Marketing adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Marketing dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang marketing disebut marketer. Marketer ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip marketing agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Unsur pemasaran adalah empat komponen dalam marketing yang terdiri dari 4P yaitu :

* Product (produk)
* Price (harga)
* Place (tempat, termasuk juga distribusi)
* Promotion (promosi)

Karena marketing bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses)

Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.

Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran atau marketing adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk pemasaran internet, meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan diluar dunia internet.

Setelah anda mengetahuinya saya berharap anda dapat menggunakan metode marketing yang cocok untuk konsep bisnis apa saja. Sukses selalu..!!

Sumber : Isubinis.blogspot.in

Tuesday, December 11, 2012

Definisi Vocabulary



Apa sih definisi vocabulary? What is the definition of vocabulary? Yah begitulah kira-kira jika kita ingin tahu definisi vocabulary. Langsung saja kita awali definisi vocabulary menurut Penny (1991: 60), beliau mengatakan, "Vocabulary can be defined, roughly, as the words we teach in the foreign language."


Menurut Penny, vocabulary "kosakata" adalah kata-kata yang kita ajarkan dalam bahasa asing." Jadi, jika kosakata bahasa baru dianggap vocabulary jika kosakata tersebut berasal dari bahasa asing. Ya, itu sih pendapat Penny, anda boleh setuju ataupun tidak.

Berbeda lagi dengan Barnhart (2008: 697), ia mengartikan vocabulary sebagai berikut,"...(1) stock of words used by person, class of people, profession, etc. (2) a collection or list of words, usually in alphabetical order and defined."

Dan berikut adalah definisi vocabulary dari kamus online merriam-webster :

  1. a list or collection of words or of words and phrases usually alphabetically arranged and explained or defined : lexicon 
  2. a : a sum or stock of words employed by a language, group, individual, or work or in a field of knowledge b : a list or collection of terms or codes available for use (as in an indexing system)  
  3. a supply of expressive techniques or devices (as of an art form)
Dari definisi vocabulary di atas, dapat disimpulkan bahwa vocabulary (kosakata) adalah kumpulan kata ataupun frase yang biasanya disusun secara berurutan dan diterjemahkan (didefinisikan). Yah, berarti seperti kumpulan vocabulary dalam referensi bahasa Inggris ini dong? :-)
Sumber : www.englishindo.com
Referensi :

Penny Ur. 1991. A Course in Language Teaching: Practice and Theory. Cambridge University Press.
Barnhart, Cynthia A. 2008. The Facts On File Student’s Dictionary of American English.Facts on File, Inc.

Jenis-Jenis Vocabulary




   Kini saatnya kembali membahas vocabulary.. sebelumnya seperti biasa kita berandai-andai dahulu jika saja ada seorang mahasiswa yang menulis sebuah skripsi tentang vocabularylalu menjelaskan bahwa jenis-jenis vocabulary itu sama halnya dengan parts of speech seperti noun, pronoun, verb, adjective, adverb, preposition, conjunction dan interjection, maka jangan pernah menganggap bahwa mahasiswa tersebut pintar dalam mencari referensi. Jika saja jenis-jenis vocabularyhanya sebatas parts of speech seperti itu, kita mungkin akan lebih banyak berkutat mempelajari verb dan noun saja, karena hanya kedua  jenis parts of speech itu sajalah yang banyak mengisi (mempertebal) kamus-kamus bahasa Inggris di dunia. 
        Lalu apa saja sih jenis-jenis vocabulary itu, lebih banyak dari parts of speech kah atau malah lebih sedikit. Berikut saya coba menjabarkan sedikit tentang jenis-jenis vocabulary tersebut menurut Thornbury (2002:3-12), beliau menjelaskan bahwa setidaknya ada 6 jenis vocabulary, lebih sedikit dari parts of speech dong, giliran belajar sedikit senangnya bukan main apalagi kalau dosennya tidak masuk, mahasiswa zaman sekarang, tapi jangan senang dulu, lihat ini dia jenis-jenis vocabulary yang Thornbury maksudkan:
  1. Word Classes.
  2. Word Families
  3. Word Formation
  4. Multi-word Units
  5. Collocations
  6. Homonyms
Pertamaword classes, istilah ini mungkin lebih dikenal dalam bidang morphology dan syntax, namun jika sobat-sobit lebih mengenal bahasa Inggris karena sulitnya grammar, istilah tersebut tentu well-known dengan nama parts of speech (nah lo itu lagi), bisa noun, pronoun, verb, adjective, adverb, preposition, conjunction. Pembahasan tentang Parts of Speech lebih banyak diterangkan di buku-buku grammar.

Kedua, sama seperti istilah word classes, word families juga lebih tenar dalam bidang morphology dan syntax, jenis vocabulary yang satu ini membahas tentang imbuhan atau pergeseran bentuk sebuah kata. Contoh:
  • play - plays - played : inflected
  • play - replay - playful : derivatives
 Ketigaword formation; dalam bahasa Inggris ada beberapa jenis formasi atau bentuk gabungan kata seperti:
  • Compounding: second-hand, word processor, typewriter
  • Blending: information + entertainment = infotainment
  • Conversion: I always google every information I need. Kata google sebenarnya noun tapi diubah menjadi kata kerja.
  • Clipping: electronic mail = email, influenza = flu
Keempatmulti-word units; kebanyakan jenis vocabulary yang satu ini berbentuk phrasal verbs dan idioms, contoh:
  • Look for, look after, wipe off, throw on: Phrasal Verbs
  • Famous last word, eat your words, jack me around: Idioms

Kelimacollocations; jenis vocabulary yang satu ini dapat diartikan sebagai seringnya dua kata atau lebih bersama-sama (pasangan serasi dong). Contoh: this week, once more, once again, as well.

Keenam, homonyms; homonyms adalah kata-kata yang memiliki bentuk yang sama tapi berbeda dalam makna. Contoh: well = sumur, baik, sehat. left = kiri, berangkat. Jenis yang berbeda sepertihomophones; bunyi sama, makna beda dan homograph; tulisan sama makna beda termasuk jenis yang satu ini.

Dah dulu ah, kapan-kapan dilanjut lagi.
Sumber : www.englishindo.com
Referensi:

Thornbury, Scott. (2002). How to Teach Vocabulary. Pearson Education Limited.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More