Translate

Setting your Brand to be number one

Marketing adalah Jembatan

Marketing adalah jembatan antara perusahaan dan customer, perusahaan membutuhkan jembatan supaya produknya dapat di terima oleh customer dan jembatan itu adalah marketing

Marketing Proses

Marketing proses sangat penting sehubungan dengan kesuksesan sebuah produk seperti Market research, plan, implementasi, measurement dan lain-lain

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Marketing. Show all posts
Showing posts with label Marketing. Show all posts

Thursday, January 10, 2013

Marketing is Bridge

Jakarta, 9/1/2013

Marketing is Bridge

Jika anda bukanlah seorang Marketer mungkin tulisan ini bukanlah suatu hal yang menarik, namun perlu diketahui bahwa setiap orang itu adalah Marketer bagi dirinya sendiri. Sehingga perlu untuk membuat sebuah brand image yang bagus buat dirinya sendiri terutama bagi seseorang yang berkarir disebuah perusahaan. Istilah Marketer sendiri berarti pelaku dari Marketing tersebut dan apa bedanya dengan orang sales. (Mengenai perbedaan antara Marketing dan sales akan dipaparkan dalam tulisan berikutnya)

Di Indonesia sendiri istilah Marketing dan Sales mempunyai arti yang overlapping dimana tidak jelas peran dan fungsi masing-masing bidang tersebut, padahal antara Marketing dan Sales mempunyai fungsi dan peran yang sangat jauh berbeda. Marketing secara teori menurut beberapa pakar adalah sebagai berikut :

a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
d.  Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.

Namun menurut pendapat saya secara mudah Marketing atau Pemasaran adalah seperti sebuah Jembatan atau Link, dimana berfungsi untuk menghubungkan satu sisi (Perusahaan) dan sisi yang lain (Customer). Dimana dalam Marketing sendiri terdapat banyak proses yang harus dilakukan supaya sebuah Produk yang dibuat akan dapat digunakan oleh konsumen. Proses marketing diawali dari melihat peluang pasar, melakukan riset pasar, memilih target pasar, menyusun strategi marketing, merencanakan program marketing, lalu menyusun, meng-ACTION-kan/implementasi, dan memantau hasilnya. Mengenai proses marketing ini akan kita bahas pada tulisan berikutnya.

Kembali ke definisi Marketing adalah Jembatan, bagi seorang Product Manager atau Brand Manager yang mengelola sebuah produk atau brand yang sudah establish tentunya akan menjadi lebih mudah karena tools atau sarana dan prasarananya sudah disiapkan oleh perusahaan, tinggal bagaimana melakukan aktivitas yang tepat untuk meningkatkan penjualannya. Namun bagi seorang Brand Manager yang akan melakukan launching sebuah produk baru tentunya ini adalah tantangan yang mengasyikan, karena nasib dari produk itu akan ditentukan bagaimana dia mampu membuat Jembatan yang bagus sehingga produk yang akan di launching laku dipasaran.

Bagaimana dengan Maketing di Dunia Farmasi, menjadi Marketer di Perusahaan Farmasi agak berbeda dibandingkan dengan perusahaan yang lain karena banyak regulasi yang harus dipenuhi. Hal ini sehubungan dengan bisnis Ethics yang diterapkan supaya proses penjualan produk tersebut sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku. Kenapa hal itu dilakukan karena pernah ada suatu survey yang hasilnya cukup mengejutkan dimana reputasi perusahaan Farmasi tidak lebih baik dari Perusahaan Rokok dan Perusahaan Pembuat Senjata. Reputasi jelek ini disebabkan karena praktek-praktek marketing yang sudah melampaui batas ethics yang seharusnya seperti adanya suap perusahaan farmasi kepada para dokter sehingga dokter tersebut dalam meresepkan obat sudah tidak rasional lagi.

Bisnis Ethics di perusahaan Farmasi sangatlah penting, hal ini disebabkan jika obat yang dijual tersebut digunakan tidak sesuai dengan indikasi, dosis ataupun cara pakainya maka akan menyebabkan suatu hal yang fatal seperti dapat menyebabkan cacat seumur hidup, efek samping yang tidak diharapkan bahkan kematian dari pasien tersebut. Maka menjadi pentinglah fungsi seorang Brand Manager atau Product Manager disebuah perusahaan farmasi untuk membuat proses marketing itu dapat berjalan dengan baik dalam artian sesuai dengan company objective, kebutuhan customer dan cara yang baik juga. Sehingga dengan membuat Jembatan yang baik maka akan banyak orang yang akan dapat menerima manfaatnya baik itu perusahaan produsen, customer dan orang-orang yang terlibat didalamnya.

Sehingga denda-denda yang dibebankan kepada perusahaan farmasi akibat proses marketing yang tidak benar ini dapat diminimalisir seperti dalam sebuah artikel berikut ini. Semoga tulisan ini mampu mendorong para marketer untuk dapat bekerja dengan lebih baik dan lebih beritegritas. Semoga.


Referensi :
http://majidbsz.wordpress.com/2008/06/30/pengertian-konsep-definisi-pemasaran/
http://bestananda.blogspot.in/2012/05/babi-pendahuluan-1.html
http://health.detik.com/read/2012/07/04/165542/1957716/763/ketahuan-suap-dokter-perusahaan-farmasi-didenda-rp-28-triliun


Wednesday, January 9, 2013

Brand Tahayul

Jakarta, 10/12012


Pagi ini saya dapat insight yang sangat bagus mengenai Brand Tahayul oleh Mas Agung Silih Wasesa pemerhati, pelaku dan pengamat branding. Dalam sebuah talkshownya di Radio Smart FM pagi ini beliau mengemukakan tema tentang "Brand Tahayul", apa itu Brand Tahayul? beliau menjelaskan contoh yang sederhana mengenai Brand Tahayul yaitu ketika kita mendengar nama vitamin C maka warna apa yang terlintas dalam benak kita. Kebanyakan kita pasti akan mengasosiasikan Vitamin C dengan warna kuning  dan tentunya dengan buah Jeruk kenapa, karena saat ini buah jeruk dan warna kuning sangat identik dengan vitamin C.

Apakah anda tahu bahwa warna vitamin C adalah putih? memang tidak disalahkan juga jika warna kuning identik dengan vitamin C karena memang kebanyakan buah yang berwarna kuning banyak mengandung vitamin C. Ada sebuah produk vitamin C yang mencoba merubah image ini dengan mengganti brand warna vitamin C nya menjadi warna putih dan alhasil produk tersebut gagal dipasaran, bagaimana menurut pendapat anda?

Warna identik kuning dengan vitamin C sebetulnya merupakan brand colour yang diciptakan oleh sebuah perusahaan agrobisnis di Amerika dimana pada saat itu mereka over produksi sedangkan regulasi di Amerika tidak memperbolehkan sebuah produk yang over produksi di buang sehingga mau tidak mau mereka harus memasarkan buah jeruk itu dan akhirnya ekspansi keluar negeri lah yang dilakukan dan dengan branding bahwa buah jeruk banyak mengandung vitamin C yang bagus buat kesehatan. Al hasil sampai sekarang warna kuning adalah brand colour dari vitamin C alias jeruk.

Apakah ada contoh lain dari Brand Tahayul di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Aqua bahwa mengkonsumsi air putih yang sehat dan tidak terkontaminasi oleh bakteri adalah sangat baik buat kesehatan sehingga sampai saat ini dengan brand campaign yang mereka lakukan sangat berhasil, walaupun banyak produk pesaing yang sejenis dan jumlahnya banyak namun sangat sulit merubah brand image bahwa aqua adalah yang terbaik. Bagaimana brand tahayul dengan kasus ini, tahayulnya adalah masyarakat sudah sangat percaya dengan kualitas dari aqua sehingga walaupun ada produk yang lebih murah dan kualitas sama namun ternyata keyakinan mereka tidaklah berubah, ini yang disebut brand tahayul menurut versi saya.

Contoh yang lain adalah Apple, bagaimana dengan Iphone 5 nya mereka bisa menghipnotis konsumer untuk buruan mengganti ponselnya dengan Iphone 5 walaupun harganya selangit dan feturenya pun BETI alias beda tipis dengan smartphone yang lain. Karena dengan campaign mereka jika anda adalah orang yang pertama, berbeda dan pengguna apple maka anda adalah orang yang dikatakan kreatif, inovatif dan different serta tentunya uangnya banyak.

Bagaimana dengan keyakinan yang salah kaprah dimasyarakat, yang paling umum adalah sabun atau pasta gigi. Keyakinan dimasyarakat jika memakai sabun atau gosok gigi ya harus berbusa, padahal busa tersebut adalah bahan pengikat dari inti sabun tersebut yang fungsingya sebagai pembersih sehingga busa hanyalah aksesories saja. Namun pernah suatu produk launch sebuah sabun dan pasta gigi yang tidak berbusa dan sudah dapat ditebak bahwa produk itu tidak laku....

Apakah brand tahayul itu penting, saat ini tentunya bagaimana sebuah perusahaan menciptakan brand image dan awareness yang smart sehingga dengan campaign tersebut orang tidak hanya membeli fungsi dari produk tersebut namun juga believe dan confident.

Mari kita ciptakan brand tahyul terhadap produk kita, diri kita maupun lingkungan kita dengan tahayul yang positif. Apakah ada tahayul yang negatif? saya berikan suatu contoh bahwa di sebuah kota di Jawa tengah kebiasaan masyarakatnya masih membuang sampah sembarangan teruma di pojok-pojok atau dibawah pohon yang rindang walaupun sudah diberi tulisan "DIILARANG BUANG SAMPAH DISINI" atau "DILARANG KENCING KECUALI ANJING" namun tetap saja larangan itu tidak berguna.

Sehingga ada ide yang cukup kreatif yaitu mengganti tulisan tersebut dengan sesaji yang ditaruh pada suatu tempat dan lengkap dengan bunga-bunganya, hasilnya sangat efektif bahwa setelah sesajen tersebut diletakkan tidak ada orang yang berani buang sampah dan kencing sembarangan lagi. Ini adalah salah satu Brand atau Image Tahayul yang diciptakan untu mempengaruhi dari masyarakat atau konsumer...

Bagaimana menurut pendapat anda, apakah ada share mengenai brand tahayul yang pernah anda alami, silahkan kasih comment ya....

Salam

Arif Hudiyono


Thursday, December 20, 2012

Marketing Strategy


A. Pengertian Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu :

1. Daur hidup produk
Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.
2. Posisi persaingan perusahaan di pasar
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar.
3. Situasi ekonomi
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi.
B. Macam-Macam Strategi Pemasaran
macam strategi pemasaran diantaranya:
1. Strategi kebutuhan primer
Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu:
1. Menambah jumlah pemakai dan
2. Meningkatkan jumlah pembeli.
2. Strategi Kebutuhan Selektif
Yaitu dengan cara :
a. Mempertahankan pelanggan misalnya:
1. Memelihara kepuasan pelanggan;
2. Menyederhanakan proses pembelian;
3. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk;
b. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier)
1. Mengambil posisi berhadapan (head – to heas positioning)
2. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin)
Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu:
1. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
2. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
3. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.
4. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru.
C. Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar.
1. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar
Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
1. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
a. Variabel geografi, diantaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
b. Variabel demografi, diantaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll
c. Variabel psikologis, diantaranya :kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
d. Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.
2. Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri
a. Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
b. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.
2. Syarat segmentasi Pasar
Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu :
a. Dapat diukur
b.Dapat dicapai
c. Cukup besar atau cukup menguntungkan
d.Dapat dibedakan
e. Dapat dilaksanakan
3. Tingkat Segmentasi Pasar
Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
a. Pemasaran massal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
b. Pemasaran segmen
Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
c. Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
d. Pemasaran mikro
Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.
4. Manfaat Segmentasi Pasar
Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah:
a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.
b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya
D. Menentukan Pasar Sasaran
Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu :
1. Langkah pertama
Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada
2. Langkah kedua
Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yangakan datang.

Marketing System


A. Pengertian Sistem Pemasaran
     Sistem adalah sekolompok item atau bagian-bagia yang saling berhubungan dan saling berkaitan secara tetap dalam membentuk satu kesatuan terpadu. Jadi dapat diartikan sistem pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran barang, jasa, ide, orang, dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya..

       Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup :
1. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran.
2. Produk, jasa, gagasan atau manusia yang dipasarkan.
3. Target pasar.
4. Perantara (pengecer, grosir, agen transportasi, lembaga keuangan).
5. Kendala lingkungan (environmental constraints).
Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan, yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnmya. Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo. Bekerja secara terpisah, tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat.
B. Macam – Macam Sistem Pemasaran
a. Sistem pemasaran dengan saluran vertikal
Pada sistem ini produsen, grosir, dan pengecer bertindak dalam satu keterpaduan.
Tujuan :
§ Mengendalikan perilaku saluran
§ Mencegah perselisihan antara anggota saluran
b. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal
Pada sistem ini, ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul.

c. Sistem pemasaran dengan saluran ganda
Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan, kemudian dari belakang dipimpin secara sentral.

C. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran
a. Lingkungan makro ekstern.
Lingkungan makro tersebut ialah:
a. Demografi (kependudukan).
b. Kondisi ekonomi.
c. Teknologi.
d. Kekuatan sosial dan budaya.
e. Kekuatan politik dan legal.
f. Persaingan.
b. Lingkungan mikro eksternal
a. Pasar (market)
b. Pemasok
c. Pialang (marketing intermediaries)
c. Lingkungan Non- – Pemasaran Intern
Kekuatan non – pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan, ketangguhan bagian penelitian dan pengembangan. Kekuatan intern bersifat menyatu (interest) dalam organisasi dan dikendalikan oleh manajemen.

Konsep Pemasaran



Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara:
1. Temukan keinginan pasar dan penuhilah.
2. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat.
3. Cintailah pelanggan, bukan produk anda.
4. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king)
5. Andalah yang menentukan (United Airlines)
6. Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai, mutu dan kepuasan (JC. Penney).
Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial, dan konsep pemasaran global.
1. Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.
2. Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik
3. Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.
4. Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
5. Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
6. Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.
sumber :http://majidbsz.wordpress.com

Wednesday, December 19, 2012

Dasar-dasar Marketing

Marketing adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Marketing dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang marketing disebut marketer. Marketer ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip marketing agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Unsur pemasaran adalah empat komponen dalam marketing yang terdiri dari 4P yaitu :

* Product (produk)
* Price (harga)
* Place (tempat, termasuk juga distribusi)
* Promotion (promosi)

Karena marketing bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses)

Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.

Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran atau marketing adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).
Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk pemasaran internet, meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan diluar dunia internet.

Setelah anda mengetahuinya saya berharap anda dapat menggunakan metode marketing yang cocok untuk konsep bisnis apa saja. Sukses selalu..!!

Sumber : Isubinis.blogspot.in

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More